Mengatasi Bufferbloat: Panduan Lengkap QoS CAKE di MikroTik RouterOS v7
Dalam pengelolaan jaringan, masalah utama yang sering dihadapi bukanlah kekurangan kapasitas bandwidth, melainkan Bufferbloat. Bufferbloat adalah kondisi di mana router atau modem menahan paket data terlalu lama di dalam antrean (buffer), yang mengakibatkan lonjakan ping (latency) secara drastis saat lalu lintas jaringan sedang padat.
Untuk mengatasi hal ini, MikroTik mengenalkan algoritma CAKE (Common Applications Kept Enhanced) pada RouterOS v7. CAKE merupakan penerus dari FQ-CoDel yang menggabungkan pembatasan kecepatan (shaping) dan pembagian keadilan antar pengguna (scheduling/fairness) secara otomatis dan cerdas.
๐ Topologi Jaringan
Agar CAKE QoS dapat bekerja secara optimal, posisi kendali antrean harus berada sepenuhnya di router MikroTik. Router MikroTik bertindak sebagai pengatur lalu lintas utama sebelum paket dilemparkan ke perangkat distribusi (Switch/Access Point) atau keluar menuju internet (Modem ISP).
Skema Aliran Traffic (Logika Koneksi)
[ INTERNET ]
โ
โผ (Jalur Publik / IP Publik)
[ MODEM ISP / ONT ] โโ (Mode Bridge sangat direkomendasikan)
โ
โผ (Ether1 - WAN)
[ ROUER MIKROTIK ] <โโ [ Proses Filter & Antrean CAKE QoS ]
โ
โผ (Ether2 - LAN / Bridge Lokal)
[ SWITCH / ACCESS POINT ]
โ
โโโโโโโโโโผโโโโโโโโโ
โผ โผ โผ
[PC-1] [Laptop] [Smartphone]
Catatan Topologi: Sangat disarankan untuk mengubah modem ISP ke Mode Bridge dan melakukan dial PPPoE atau DHCP Client langsung dari MikroTik. Jika modem ISP berada dalam mode Router (Double NAT), keefektifan CAKE dalam mendeteksi dan meredam bufferbloat di sisi upstream (upload) dapat berkurang.
๐ ๏ธ Deep Dive: Parameter Penting pada CAKE
Sebelum masuk ke script, Anda perlu memahami tiga parameter utama CAKE di RouterOS v7 agar bisa menyesuaikannya dengan kondisi lapangan:
- Flow Isolation (
cake-flowmode):
dual-srchost: Mengisolasi traffic berdasarkan IP pengirim (Source IP). Sangat cocok untuk mengontrol arah Upload.dual-dsthost: Mengisolasi traffic berdasarkan IP penerima (Destination IP). Sangat cocok untuk mengontrol arah Download.triple-isolate: Membagi keadilan berdasarkan kombinasi IP dan jenis aplikasi/koneksi. Opsi ini bisa digunakan jika Anda menggunakan satu rule queue tunggal untuk upload dan download sekaligus.
- NAT Awareness (
cake-nat):
- Jika diset
yes, CAKE akan membongkar tumpukan koneksi (conntrack) untuk melihat IP lokal asli di belakang NAT (Masquerade). Tanpa mengaktifkan ini, CAKE hanya akan melihat satu IP (IP publik router) sehingga pembagian fairness per host tidak akan berjalan.
- Overhead Compensation (
cake-overhead):
- Paket data internet mengalami penambahan ukuran (overhead) ketika melewati media tertentu (seperti PPPoE, VLAN, atau ATM). Mengisi nilai overhead yang tepat (misal:
18untuk PPPoE di atas Ethernet) membuat kalkulasi bandwidth CAKE menjadi jauh lebih presisi.
โ๏ธ Langkah Konfigurasi Lengkap (CLI)
Gunakan script di bawah ini melalui Terminal MikroTik. Sesuaikan nilai max-limit dengan 90% dari real bandwidth yang Anda dapatkan dari ISP untuk memastikan antrean berpindah dari modem ISP ke dalam kontrol CAKE MikroTik.
Contoh Kasus: Bandwidth ISP Berlangganan 50 Mbps Download / 10 Mbps Upload. Maka dialokasikan di MikroTik sebesar 45 Mbps Download / 9 Mbps Upload.
Langkah 1: Membuat Tipe Antrean (Queue Type)
/queue type
add name="CAKE-Up-Custom" kind=cake cake-flowmode=dual-srchost cake-nat=yes cake-rtt=100ms
add name="CAKE-Down-Custom" kind=cake cake-flowmode=dual-dsthost cake-nat=yes cake-rtt=100ms
Langkah 2: Menerapkan pada Simple Queue
Arahkan target ke segmen IP lokal atau interface lokal (misalnya interface bridge LAN).
/queue simple
add name="QoS-CAKE-LAN" \
target=192.168.1.0/24 \
max-limit=9M/45M \
queue=CAKE-Up-Custom/CAKE-Down-Custom \
comment="Manajemen Bandwidth Anti-Lag via CAKE QoS"
๐ผ Use Cases (Skenario Penerapan)
1. Jaringan Rumah (Home Fiber) & Small Office (SOHO)
- Masalah: Ketika salah satu anggota keluarga melakukan backup cloud atau update game (Steam/PlayStation), anggota keluarga lain yang sedang melakukan video conference (Zoom/Meet) atau streaming langsung putus-putus.
- Solusi CAKE: CAKE mendeteksi paket interaktif (Zoom) berukuran kecil dan mendahulukannya di atas paket bulk (Download Game/Cloud) yang berukuran besar tanpa perlu kita membuat rule mangle yang rumit.
2. Jaringan Publik / Hotspot (Warkop, Kos-kosan, Hotel Kecil)
- Masalah: Sering terjadi monopoli bandwidth oleh pengguna yang menggunakan aplikasi download manager (IDM) atau torrent, sehingga pengguna lain tidak bisa browsing.
- Solusi CAKE: Melalui fitur
dual-dsthost, CAKE secara otomatis membagi bandwidth secara adil berapapun jumlah user yang aktif. Jika ada 5 user aktif, masing-masing mendapat porsi rata. Jika 4 user berhenti beraktivitas, 1 user yang tersisa bisa menggunakan seluruh sisa bandwidth secara otomatis.
๐ Cara Menguji Keberhasilan
Untuk memastikan konfigurasi Anda berjalan dengan baik, lakukan pengujian berikut:
- Buka situs penguji bufferbloat seperti Waveform Bufferbloat Test.
- Jalankan pengujian. Perhatikan fluktuasi latency (ping) saat proses download dan upload penuh berlangsung.
- Hasil Sebelum CAKE: Biasanya nilai Latencies saat download/upload bertambah (+100ms hingga +300ms), menghasilkan grade C, D, atau F.
- Hasil Setelah CAKE: Nilai Latencies tambahan seharusnya berada di bawah +10ms hingga +15ms saja, menghasilkan grade A atau A+.