Menyeting router MikroTik dari awal (kondisi kosong / blank) memang menyenangkan bagi sebagian orang. Tapi, kalau kamu harus melakukannya berulang kali untuk banyak klien, menambahkan IP address, mengatur DHCP Server, membuat NAT, hingga menyetel jam (SNTP). proses ini bisa memakan waktu yang lumayan lama jika harus di-klik satu per satu lewat Winbox.

Untuk mempermudah dan menghemat waktu para engineer, saya telah merilis sebuah alat baru di blog ini: Basic Config Generator MikroTik.

Iklan

Melalui alat ini, kamu tidak perlu lagi pusing memikirkan perhitungan Network atau IP Pool. Semuanya dihitung otomatis!

Apa Saja Fitur Unggulannya?

Alat ini dirancang khusus dengan pendekatan yang praktis namun mumpuni untuk skala SOHO (Small Office / Home Office) hingga skala menengah. Beberapa fitur utamanya antara lain:

  1. Keamanan Otomatis: Buat username & password administrator baru, dan script akan otomatis mendisiplinkan (disable) user "admin" bawaan yang rawan di-hack, serta mematikan servis tidak aman seperti telnet dan ftp.
  2. Multi-WAN Failover: Punya 2 atau 3 ISP sekaligus? Kamu bisa menambahkan semuanya di generator ini. Atur Distance Route (Metric), dan script akan otomatis membuatkan sistem Failover (Utama & Cadangan).
  3. Multi-Segment & VLAN Dinamis: Buat jaringan LAN sebanyak yang kamu butuhkan. Ingin membuat Bridge yang menggabungkan port 2, 3, dan 4? Bisa. Ingin membuat interface VLAN? Tinggal pilih tipenya.
  4. Auto-DHCP Pool: Lupakan soal input rentang IP Pool secara manual. Cukup masukkan IP Address Target (contoh: 192.168.88.1/24), dan sistem akan otomatis membuatkan Network di .0, DNS, serta Range Pool dari .10 hingga .254.
  5. Konfigurasi Wireless (WLAN): Jika routermu punya pemancar bawaan, kamu bisa langsung menyeting nama WiFi (SSID) dan password WPA2-nya dari generator.

Cara Menggunakan Generator

  1. Buka halaman alatnya menggunakan tombol di bawah.
  2. Isi form Identitas & Keamanan Dasar (Nama Router, User, Pass).
  3. Tambahkan Koneksi Internet / ISP (DHCP Client atau Static IP). Tambah lagi jika punya ISP cadangan.
  4. Tentukan Jaringan Lokal. Pilih tipe antarmuka (Physical, Bridge, atau VLAN), masukkan IP-nya, dan pastikan toggle DHCP Server aktif jika ingin router membagikan IP otomatis.
  5. Klik Generate Script.
  6. Copy seluruh hasil script di kotak yang muncul. Buka Winbox -> New Terminal -> lalu Paste. Tunggu beberapa detik, dan routernya sudah siap dipakai!

Silakan dicoba, dan kalau kamu punya saran fitur tambahan untuk mempercanggih generator ini, jangan ragu untuk menulisnya di kolom komentar!